Minggu, 22 Juli 2012

tugas HARPES DAN PENTUSIS 2012 wirahusada




TUGAS MIKRO PARASITOLOGI
DOSEN : Eva Runi Khristiani S.Si.





di susun oleh: agus winarto bambang sukmono









PRODI DIII KEPERAWATAN STIKES WIRA HUSADA YOGYAKARTA
TA 2011/2012





















KATA PENGANTAR
Puji Syukur kehadirat Tuhan Yang Maha Esa,karena atas berkat dan rahmatNya kami dapat menyelesaikan tugas MIKRO PARASIT dangan materi “HARPES DAN PENTUSIS” dengan lancar dan baik.
Tugas  ini dibuat dengan tujuan untuk memenuhi nilai MA Mikro Parasit dengan dosen penampu Eva Runi Khristiani S.Si.  Tugas yang penulis buat masih jauh dari sempurna,oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran untuk menjadi bahan introspeksi kami ke depannya. Semoga tugas ini dapat bermanfaat untuk para pembaca khususnya bagi penulis pribadi.

                                                                                                Yogyakarta, Maret 2012

                                                                                                         agus winarto












DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR                                                                                 1
DAFTAR ISI                                                                                                 2
BAB I PENDAHULUAN                                                                            3         
A.     Latar belakang                                                                           3
B.     Tujuan                                                                                        3
C.    Manfaat                                                                                       3
BAB II PEMBAHASAN                                                                              4
A.     Pengertian                                                                                 4
1.     Harves                                                                             4
2.     Pertusis
B.     Penularan penyakit                                                                  5
1.     Harves                                                                             5
2.     Pertusis                                                                           5
C.    Gejala penyakit                                                                         5
1.     Harves                                                                             5
2.     Pertusis                                                                           6
D.    Pengobatan                                                                               6
1.     Harves                                                                             6
2.     Pertusis                                                                           6
E.     Pencegahan                                                                              7
KESIMPULAN                                                                                             8         





BAB I
PENDAHULUAN

A.   Latar belakang
Penyakit harpes dan Pertusis bukanlah hal yang baru, harpes dan pertusis sudah dikenal. sebelum kita mengetahui dampak negatif penyakit tersebut. Penyakit ini sangat merugikan bagi berbagai pihak,karena kedua penyakit siapapun bisa terkena oleh kedua  penyakit ini, misalnya pada harpes, penyakit ini bisa di sebabkan karena lingkungan yang kotor sehingga memicu berkembangnya virus harves itu sendiri.
Namun sekarang ini penyakit harpes dan pertusis ini banyak terjadi di kalangan masyarakat,khususnya di daerah pedesaan
Oleh karena itu, kami tertarik untuk membahas masalah tentang penyakit Harpes dan Pertusis ini.

B.   Tujuan
ΓΌ  Dapat mengetahui dan mendeskripsikan tentang  penyakit Harpes dan Pertusis

C.   Manfaat
·         kita lebih mengetahui apa sebenarnya Harpes dan Pertusis itu.
·         kita dapat mengenali tanda dan gejala dari kedua penyakit ini.







BAB II
PEMBAHASAN

A.    PENGERTIAN

1.      HERPES
Herpes disebabkan oleh virus Herpes Simpleks  (HSV), herpes adalah sejenis penyakit yang menjangkiti mulut, kulit, dan alat kelamin. Penyakit ini menyebabkan kulit melepuh dan terasa sakit pada otot di sekitar daerah yang terjangkit.Hingga saat ini, penyakit ini masih belum dapat disembuhkan, tetapi dapat diperpendek masa kambuhnya.
Penyakit herpes atau yang paling dikenal masyarakat dengan penyakit cacar adalah radang kulit dengan tanda-tanda gelembung-gelembung berisi air secara berkelompok pada permukaan kulit.
Penyakit Herpes ini digolongkan menjadi 2 jenis, yaitu :
*         Herpes Genetalis
*         Herpes Zoster
a.         Herpes Genetalia
Herpes Genetalis terjadi karena infeksi atau peradangan (gelembung lecet) pada kulit terutama dibagian vagina, penis, pintu dubur/anus, pantat dan pangkal paha/selangkangan. Penyebabnya adalah virus herpes simplex (VHS).
b.        Herpes Zoster
Herpes Zoster adalah infeksi kulit yang disebabkan oleh virus varicella-zoster yang menimbulkan gelembung cairan hampir pada bagian seluruh tubuh.
2.      PERTUSIS
Pertusis atau batuk rejan atau batuk seratus hari adalah suatu penyakit akut yang disebabkanoleh Bordetella pertusis. Pertusis merupakan penyakit yang Toxin mediated, toksin yang dihasilkan kuman (melekat pada bulu getar saluran napas atas) akan melumpuhkan bulu getar tersebut sehingga gangguan aliran sekret saluran pernapasan, dan berpotensi menyebabkan pneumonia.
Penyakit Batuk rejan atau juga dikenali sebagai "pertusis" atau dalam bahasa Inggris Whooping Cough adalah satu penyakit menular. Di dunia terjadi sekitar 30 sampai 50 juta kasus per tahun, dan menyebabkan kematian pada 300.000 kasus (data dari WHO). Penyakit ini biasanya terjadi pada anak berusia di bawah 1 tahun. 90% kasus ini terjadi di negara berkembang, penyakit ini biasanya diakibatkan oleh bacterium Bordetella.
B.    PENULARAN PENYAKIT HERPES DAN PERTUSIS
1.      HERPES
Penularan  penyakit herpes bisa saja melalui : bersin, batuk, pakaian yang terkena gelembung yang pecah (cairan yang kena pakaian). Pada penyakit Herpes Genitalis (genetalia), penularan terjadi melalui hubungan  sex.
2.      PERTUSIS
Pertusis menular melalui droplet  batuk dari pasien yg terkena penyakit ini dan kemudian terhirup oleh orang sehat yg tidak mempunyai kekebalan tubuh, antibiotik dapat diberikan untuk mengurangi terjadinya infeksi bakterial yg mengikuti dan mengurangi kemungkinan memberatnya penyakit ini (sampai pada stadium catarrhal) sesudah stadium catarrhal antibiotik tetap diberikan untuk mengurangi penyebaran penyakit ini, antibiotik juga diberikan pada orang yg kontak dengan penderita, diharapkan dengan pemberian seperti ini akan mengurangi terjadinya penularan pada orang sehat tersebut.
C.   GEJALA PENYAKIT HERPES DAN PERTUSIS
1.         HERPES
Secara umum tanda maupungejala penyakit herpes ini adalah : 
*      Demam
*      Menggigil
*      Sesak napas
*      Nyeri persendian
*      Ada bintik merah pada kulit yang akhirnya membentuk sebuah gelembung cair, disamping itu ada kalanya di sertai dengan sakit perut.

2.         PERTUSIS
Biasanya dimulai dengan gejala ISPA ringan seperti batuk, bersin dan cairan hidung keluar terus menerus (pada stadium catarrhal) kemudian sesudah 1 minggu sampai 2 minggu dilanjutkan dengan batuk yg terus menerus namun diikuti masa dimana ada jeda batuk (stadiumparoxysmal). Batuk ini mungkin dapat diikuti dengan adanya muntah, hal ini disebabkan rasa mual yg diderita, dan pada anak kecil dimana reflek fisiologis yg belum terbentuk secara sempurna maka akan menimbulkan muntah, hal ini tidak jarang membawa ke arah malnutrisi. Batuk ini dapat di picu oleh menguap, tertawa atau berteriak, dan akan berkurang sesudah 1 sampai 2 bulan. Komplikasi yg dapat mengikuti keadaan ini adalah pneumoniaencephalitis, hipertensi pada paru, dan infeksi bakterial yg mengikuti.

D.   PENGOBATAN PENYAKIT HERPES DAN PERTUSIS
1.         HERPES
Yang terpenting adalah menjaga gelembung cairan agar tidak pecah supaya tidak meninggalkan bekas dan menjadi jalan masuk bagi kuman yang lain, yaitu dengan cara  pemberian bedak talk yang membantu melicinkan kulit.
Obat-obatan yang diberikan pada penderita penyakit herpes ditujukan untuk mengurangi keluhan gejala yang ada seperti nyeri dan demam, misalnya diberikan paracetamol. Pemberian Acyclovir tablet  sebagai antiviral yang bertujuan untuk mengurangi demam dan nyeri. Untuk penanganan yang lebih serius adalah dengan pengobatan terapy infus Acyclovir. Untuk  pencegahan sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster.
2.         PERTUSIS
Jika penyakitnya berat, penderita biasanya dirawat di rumah sakit. Mereka ditempatkan di dalam kamar yang tenang dan tidak terlalu terang. Keributan bisa merangsang serangan batuk. Bisa dilakukan pengisapan lendir dari tenggorokan. Pada kasus yang berat, oksigen diberikan langsung ke paru-paru melalui selang yang dimasukkan ke trakea. Untuk menggantikan cairan yang hilang karena muntah dan karena bayi biasanya tidak dapat makan akibat batuk, maka diberikan cairan melalui infus. Gizi yang baik sangat penting, dan sebaiknya makanan diberikan dalam porsi kecil tetapi sering untuk membasmi bakteri,biasanya diberikan antibiotik eritromycin.
E.     PENCEGAHAN
*      Untuk pencegahan herpes sebaiknya seseorang mendapatkan imunisasi vaksin varisela zoster.
*      Untuk pertusis sebaiknya diberikan Imunisasi pada usia 2, 4, 6, dan 18 bulan dan 4-6 tahun.


















KESIMPULAN
·         Harves merupakan penyakit yang di sebabkan oleh virus Herpes Simpleks dan dapat menyerang mulut, kulit, dan alat kelamin.
·         Harves dapat disebabkan karena hubungan sex.
·         Sampai saat ini harves belum disembuhkan, namun dapat diperpendek masa kambuhnya.
·         Pertisis merupakan penyakit yang disebabkan oleh Bordetella pertusis.
·         Pertusis merupakan penyakit yang menular,
·         Pertusis kebabanykan menyerang anak yang berusia dibawah satu tahun dan penyakit ini banyk terjadi di negara-negara berkembang.














Tidak ada komentar:

Posting Komentar